Langsung ke konten
Kabar Pesantren

Merajut Kemandirian dan Tadabbur Alam di Lereng Muria: Potret Keseruan Kemah Perseru Al-Furqon Tulis

Admin 2 menit baca
Santri Al-Furqon Tulis mengikuti upacara api unggun Perseru
Santri Al-Furqon Tulis Kudus mengikuti upacara api unggun Perseru

KUDUS – Suasana dingin di kawasan Bumi Perkemahan (Bumper) Taman Ria Colo, Dawe, Kabupaten Kudus, seketika menghangat pada Selasa (11/08/2026) malam. Ratusan santri Tarbiyatul Mu'allimin Al-Islamiyyah (TMI) Pondok Pesantren Al-Furqon Tulis berkumpul membentuk lingkaran besar, menatap nyala api unggun yang menari-nari menembus gelapnya malam lereng Gunung Muria.

Upacara Penutupan Perseru
Upacara Penutupan Perseru

Malam itu adalah puncak dari rangkaian Perkemahan Selasa Rabu (Perseru) tahun 2026. Berbeda dari rutinitas mengaji di bilik-bilik pesantren, selama dua hari penuh (11–12 Agustus), para santri ditempa untuk mempraktikkan langsung ilmu kemandirian, kerja sama, dan ketangkasan di alam terbuka.

Di bawah arahan Ketua Panitia, Kak Roqi Muttaqi, Lc., M.H., rangkaian kegiatan Perseru didesain dengan penuh keceriaan namun tetap sarat makna. Mulai dari pendirian tenda antar-kavling, hingga aneka perlombaan ketangkasan regu seperti Game BCD dan Kursi Panas yang sukses memancing tawa lepas para santri.

Momen yang paling membekas tentu saja saat Upacara Api Unggun. Kak Farid Anshori Al-Hafidz, selaku Pembina Upacara, memberikan amanat yang menggetarkan dada para peserta kemah. Beliau mengajak seluruh santri untuk merenungi makna di balik nyala api yang menerangi malam tersebut.

"Kita bersyukur kepada Allah atas nikmat iman Islam, kesehatan, dan kesempatan menjalani pendidikan di pesantren kita tercinta. Malam ini kita mengadakan api unggun bersama, sebagai simbol kobaran semangat dalam dada kita," pesan Kak Farid dengan nada penuh kehangatan.

Lebih lanjut, beliau menguraikan filosofi api unggun yang bermula dari nyala kecil. "Adik-adik pramuka harus bisa menghayati ini. Semangatnya harus terus berkobar, sebagaimana kekuatan api unggun yang bergabung dari api-api kecil, bersama-sama sehingga tak pernah padam," jelasnya, sembari menyisipkan pesan kaderisasi:

Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti.

— Kak Farid Anshori Al-Hafidz

Menyusuri Desa dan Segarnya Air Terjun Montel

Keesokan harinya, Rabu (12/08/2026), petualangan santri berlanjut dengan agenda hiking. Mengambil rute di sekitar lereng Muria, barisan santri diajak menyusuri asrinya jalanan desa hingga mencapai titik kesejukan Air Terjun Montel. Perjalanan mengelilingi desa ini tak hanya menguji ketahanan fisik dan kekompakan regu, tetapi juga menyegarkan pikiran mereka sebelum akhirnya kembali memadati Bumi Perkemahan.

Pelepasan Hiking Santri Al-Furqon Tulis
Pelepasan Hiking Santri Al-Furqon Tulis

Tadabbur Alam dan Akhlak Lingkungan

Kegembiraan dan pelajaran berharga ini ditutup dengan khidmat pada upacara penutupan. Kak Mochamad Maulana Fatahulhaq, yang hadir memberikan pesan pungkasan, menitikberatkan kegiatan di alam terbuka ini sebagai sarana tadabbur alam (merenungi ciptaan Tuhan).

Dalam penjelasannya, beliau mengingatkan para santri bahwa menyatu dengan alam harus dibarengi dengan tanggung jawab moral. Wujud nyata dari rasa syukur kita terhadap keindahan ciptaan Allah adalah dengan merawat kebersihannya. Oleh karena itu, beliau berpesan dengan sangat kuat agar seluruh santri memastikan tidak ada satu pun sampah yang tertinggal di area perkemahan. Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa santri Al-Furqon harus senantiasa menjadi pelopor pelestari lingkungan di mana pun mereka berada.

Kegiatan kemah Perseru 2026 pun resmi ditutup. Sepulangnya mereka dari lereng Muria, para santri TMI tidak sekadar membawa cerita keseruan, melainkan juga membawa pulang jiwa yang lebih mandiri, kepedulian yang tinggi terhadap alam, dan kobaran semangat yang siap menyala di ruang-ruang kelas pesantren.

Bagikan:

Berita Lainnya

Paskibra HSN 2026Kabar Pesantren
1 menit baca

Pesantren Al Furqon Tulis Gelar Peringatan Hari Santri Nasional 2026

Kudus - Seluruh warga Pondok Pesantren Al-Furqon Tulis mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Lapangan Tanah Baru Kampus 2, Kamis (22/10/2026).Upacara peringatan tahunan tersebut dipimpin oleh Us

Baca selengkapnya →